Email:  Password:
 Lupa Password?   Buat Akun

Our Favorite Writer

More on this writer »

Bersama J.P. Vaswani: Menggapai Hidup Damai & Ceriaarahkan mouse pada gambar untuk perbesar

Bersama J.P. Vaswani: Menggapai Hidup Damai & Ceria

Rp35.000,-

0 dari 5 Bintang!


Penulis:
Format:Soft Cover, dengan Jaket
Ukuran:11 x 18 cm.
Halaman:202 hal.
Kondisi: Baru
ISBN: 979-655-245-0
Berat:180 gram
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Diterbitkan:Maret 2008
Terbit pertama: 1999

  Share



Kebahagiaan, kedamaian, harmoni dengan sesama dan manisnya suka cita rohani, sebenarnya adalah kodrat dasar manusia. Semuanya itu merupakan kekayaan yang dimiliki oleh setiap manusia sejak awal mula. Ironisnya, banyak di antara kita yang justru mencarinya di luar diri kita, dan dalam pencarian itu kita mengembangkan keserakahan, kebencian, iri hati, dendam, kegelisahan dan berbagai wujud ketakutan.

Melalui buku kecil ini Anand Krishna berusaha menghadirkan J.P. Vaswani, untuk mengajak kita kembali ke kodrat dasar kita, menggapai kembali kodrat kemanusiaan kita yang mulai luntur atau malah sudah hilang. Anda akan berkenalan dengan mukjizat pengertian, mukjizat pemaafan, terapi keceriaan... dan lihatlah, betapa hidup Anda berubah! Anand Krishna adalah warga negara Indonesia keturunan India, yang disebut sebagai “sang fenomenal” baik oleh orang yang mengkritiknya maupun yang bersimpati padanya. Para pengkritiknya bertanya-tanya, “Apa yang membuat ia begitu populer? Bukankah tak ada yang luar biasa darinya?” Sebaliknya mereka yang bersimpati pada Anand Krishna sungguh mengapresiasi tekadnya untuk menyebarkan kedamaian di antara kelompok masyarakat yang berbeda dan mengklaimkan: “Dia datang dari Sumber Segala Kebijaksanaan.”

Dalam 18 tahun terakhir, Anand Krishna telah berbicara pada jutaan orang lewat siaran televisi, dialog radio, pelatihan-pelatihan, buku-buku, wawancara surat kabar dan pelbagai artikel koran.

Informasi lebih lanjut tentang Anand Krishna dapat dilihat di Aumkar.org RESENSI BUKU
Memasuki "Diri" Lewat Pintu yang Terbuka Paling Lebar

Marah adalah salah satu tindakan yang setiap orang bukan hanya pernah lakukan tetapi sangat sering dilakukan, bahkan kerap kali sampai diperbudak olehnya. Kekuatan Amarah sangat dasyat, kemarahan menyebabkan orang dapat kehilangan kepercayaan, harga diri, kredibilitas dan kehancuran karier. Bukan hanya itu kemarahan menyebabkan orang bisa membunuh, kemarahan pula menyebabkan permusuhan antar keluarga dan perang yang menyengsarakan jutaan orang dan mengorbankan ribuan nyawa.

Anand Krishna lewat untaian kata-katanya menuntun pembaca untuk memasuki diri lewat "pintu" yang terbuka paling lebar yaitu pintu amarah. Dalam buku kecil ini, Anand bertutur tentang kemarahan dari A-Z. "Kita harus memahami apa sebenarnya amarah itu. Dan apabila kita memahaminya, kita dapat menggunakannya. Kita dapat menggunakannya untuk hal-hal yang konstruktif", demikian kata Anand (hal. 12).

Anand mengawali pembahasan dengan memperkenalkan asal muasal sebuah amarah, kemudian menunjukkan akibat dari amarah, dan bagaimana cara memadamkannya. Anand tidak hanya memaparkan dalam bentuk uraian dan tips-tips praktis, dia juga memberikan latihan yang bisa dilakoni dalam kehidupan sehari-hari.

Bagian utama dari buku ini merupakan saduran sebuah karya dari J.P Vaswani yang berjudul "Burn Anger Before Anger Burn You", Musnahkan Kemarahan Sebelum Amarah Memusnahkan Anda.

Dada J.P Vaswani adalah penerus dari Sadhu T.L. Vaswani pendiri sebuah misi kemanusiaan yang bernama Sadhu Vaswani Mission. Sadhu Vaswani adalah seorang Guru yang telah mencapai pencerahan yang karya-karyanya sering dikutip oleh Bung Karno dalam ceramah-ceramah maupun tulisan-tulisan Beliau.

Dada J.P Vaswani yang lahir tahun 1918 di Hyderabad (Sind) India itu, sering mengunjungi Indonesia untuk memberikan ceramah. Pertemuan Anand, sang penulis buku ini dengan Dada terjadi pada saat Dada berkunjung ke Indonesia. Anand pun pernah mendampingi Dada dalam sebuah konferensi pers di Jakarta ketika Dada berkunjung ke Indonesia.

Pesona dari buku ini ada pada diingatkannya pembaca bahwa Tuhan menciptakan "Kemarahan" agar kita dapat memarahi diri kita sendiri. Ketika kita berpaling pada nafsu, ketamakan dan keangkuhan hendaknya kita memarahi diri kita sendiri. Sebaliknya melampiaskan kemarahan pada orang lain tidak hanya akan merendahkan martabat diri juga akan menyakiti diri kita sendiri.

Diungkapkan bahwa orang yang sering marah bisa mengalami gangguan kesehatan yang serius. Penyakit-penyakit yang bisa muncul dari kemarahan yang berulang-ulang cukup banyak dan beragam mulai dari penyakit tekanan darah tinggi, penyakit jantung, maag sampai ke stroke. Hal ini terjadi karena kemarahan mengaktifkan beberapa kelenjar dalam tuhuh. Dampak selanjutnya adalah terproduksinya hormon andrenalin dan beberapa hormon stress lainnya melebihi jumlah yang diperlukan.

Dampak nyata pada fisik dari sebuah kemarahan pun dapat dilihat secara jelas seperti wajah menjadi merah, tekanan suara menjadi tinggi, tekanan darah menjadi meningkat, nafas menjadi cepat, detak jantung menjadi tidak beraturan dan otot-otot kaki menjadi tegang. Apabila perubahan seperti ini terjadi pada tubuh secara berulang-ulang maka robohlah pertahanan tubuh seseorang.

Dampak sebuah kemarahan demikian buruk dan besar, lalu bagaimana cara menanganinya ? Diuraikan bahwa sebenarnya ada tiga cara untuk mengatasi kemarahan. Cara pertama, mengepresikannya (pada orang lain) sehingga beban dari pikiran terbagi pada orang lain dan kemudian mendapatkan ketentraman. Namun keadaan ini tidak akan langgeng dan bisa membuat kemarahan menjadi kebiasaan. Cara kedua adalah menekan atau menahan kemarahan. Cara ini tidak akan menyelesaikan masalah karena hanya menggeser tempatnya saja. Metode ini hanya memindahkan kemarahan ke alam bawah sadar yang dapat muncul lagi dan bisa membahayakan diri seperti bisa menjadi lumpuh. Cara ketiga dan juga cara yang benar adalah dengan cara memaafkan.

Berkaitan dengan ini, Dada J.P Vaswani lewat Anand menyarankan "Setiap malam sebelum tidur, renungkan kembali sejenak kejadian-kejadian sepanjang hari yang telah anda lalui. Apakah ada seseorang yang menipu anda? Apakah ada yang menyinggung atau menghina anda? Kalau ada ucapkan namanya dan katakan "saudara X , saya maafkan Anda." Kelihatannya begitu sederhana tetapi perhatikannlah, kalau Anda benar-benar memaafkannya Anda akan dapat tidur nyenyak dan menikmati mimpi yang indah. Cara yang amat baik untuk menanggulangi kemarahan adalah dengan memaafkan (hal. 61)

Tuntunan Dada lewat Anand, untuk memasuki diri menggunakan sarana buku ini menjadi sempurna dengan dibahasnya secara khusus dua buah mukjizat dan sebuah terapi yaitu mujizat pengertian, mukjizat pemaafan dan terapi keceriaan.

Sebuah buku yang memang patut dibaca dan dilakoni untuk mencicipi Mukjizat yang diutarakannya.(suriastini)



Berikan Komentar:


Pilih sebuah peringkat untuk produk ini. 1 bintang adalah yang terburuk dan 5 bintang adalah yang terbaik.



Catatan: Tag-tag HTML tidak diizinkan.
Catatan: Ulasan harus disetujui terlebih dahulu sebelum dapat ditampilkan